Kecam Pencurian 21,5 Ton Solar Bersubsidi,BPI KPNPA RI;Pelaku Layak Diberi Hukuman Mati

 


Sotarduganews.com || Jakarta-

Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia ( BPI KPNPA RI ) mengutuk dan mengecam keras Oknum yang diduga salah satu wakil rakyat membacking pencurian solar bersubsidi di masa pandemi Covid-19 yang terjadi di Tuban ( 31/03/2021 ).

" Saya mengecam dan mengutuk keras Oknum Wakil Rakyat yang diduga ikut membacking Maling Solar bersubsidi yang dilakukan oleh oknum-oknum Mafia ditengah laut di tuban Jawa timur. Dulu sempat Viral Istilah kencing di laut. namun mendadak Hilang beritanya. 

Bangsa ini perlu ketegasan Presiden dalam penegakan supremasi hukum. Jika benar ada oknum pejabat yang rusak moralnya masih rakus dan makan uang pencurian solar bersubsidi ditengah pademi Covid19, kalo perlu jika terbukti segera tangkap dan disidangkan kasih hukuman mati oleh hakim kalo perlu " Ucap ketua Umum BPI Tubagus Rahmad Sukendar.

Dalam komentar kerasnya, pria yg digadang-gadang jadi Anggota Dewas KPK pengganti Almarhum Alkostar mengatakan meminta kasus ini diusut tuntas oleh kepolisian.

" Saya minta Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto untuk mengusut tuntas kasus ini yang diduga melibatkan Anggota DPR RI. BPI KPNPA RI akan kawal kasus ini hingga tuntas dan usut hingga terungkap siapa otak intelektual nya. Kami siap masuk didalam tim khusus Investigasi jika dilibatkan oleh presiden ataupun POLRI " tegasnya.

Senada dengan Rahmad Sukendar, ketua DPW BPI Sumatera Utara Mayor (Purn) Jhonson Situmorang ketika dihubungi via seluler mendesak Kabareskrim Komjen pol Agus Andrianto segera turun terjun langsung menangkap para maling solar bersubsidi hak rakyat.

" Ini preseden Buruk dan mencoreng wajah Pertamina. Bagaimana mungkin Bisa terjadi pengawasan terkait selang pipa dibawah laut bisa kecolongan oleh maling hingga solar bersubsidi bisa tersedot hingga 21,5 Ton? 

Pak Ahok kok ini bisa terjadi? Saya yakin dan  menduga ini pasti melibatkan banyak Oknum orang dalam. Dan kejadian ini pasti pernah terjadi sebelumnya. Saya setuju dengan pak ketum untuk berikan hukuman mati yang tega ambil solar bersubsidi. Dan saya minta KPK untuk turun tangan menuntaskan " Ucapnya.

Sebelumnya, Seperti diketahui, Kepolisian dari Korpolairud Baharkam Polri menggagalkan pencurian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar milik Pertamina sebanyak 21,5 ton di Tuban, Jawa Timur.

Pengungkapan kasus itu berawal saat tim dari Subdit Intelair menerima informasi soal adanya kasus pencurian BBM di tengah laut.

Partai Gerindra angkat bicara terkait dugaan keterlibatan salah satu anggota fraksi, Rahmat Muhajirin atas kasus pencurian 21,5 ton BBM jenis solar di perairan Tuban, Jawa Timur.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partainya akan melakukan klarifikasi terhadap Rahmat mengenai dugaan keterlibatan kasus itu.

"Saya sudah cek ke fraksi bahwa dalam waktu dekat, fraksi akan melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan," kata Dasco saat menjawab pertanyaan wartawan di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/3/2021).

(Red)

Tags :

bm
Created by: Sotarduga

Sotarduganews adalah media Independen, dan selalu menyajikan berita dengan fakta yang Akurat Tajam dan Terpercaya, Sotarduganews tidak beraviliasi kemanapun.

Posting Komentar