Ketua DPD BPPKB Jabar,Kumpulkan 10 DPC Guna Konsolidasi Dan Perkenalan

 


Sotarduganews.com || Bogor -

Bertempat di sekertariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Jawa Barat H. Munin Niin Kisin, SE. yang baru terplih menjadi ketua DPD Jawa Barat mengumpulkan 10 Dewan Pimpinan Daerah yang terdiri dari Ketua, Sekertaris dan Bendahara, guna  silaturahmi dan perkenalan seluruh ketua Sekertaris dan Bendahara, Jumat, 26 Maret 2021.

Dari 14 DPC BPPKB Jawa Barat yang hadir 10 DPC yakni DPC kabupaten Bogor, DPC Bogor Kota, DPC kota Depok, DPC kota Bekasi, DPC kabupaten Bekasi, DPC kabupaten Cianjur, DPC kabupaten Sukabumi, DPC kabupaten  Karawang, DPC Purwakarta, DPC kabupaten Bandung Barat, DPC  Bandung Kota, DPC kota Cimahi, DPC kabupaten Sumedang, DPC kabupaten Garut, DPC kabupaten Indramayu, serta Dewan Pimpinan Pusat BPPKB yang dihadiri oleh Wakil ketua Umum, serta Badan Pengawas BPPKB Banten.

Acara silaturahmi, sosialisasi & Konsolidasi  ini diawaIi dengan pembacaan do’a kemudian dilanjutkan dengan sambutan sambutan kemudian makan bersama serta foto bersama, dalam foto bersama tersebut juga diucapkan pernyataan sikap dukungan terhadap ketua terpilih H. Munin Niin Kisin sebagai dari seluruh DPC yang hadir.

“Dengan adanya kepengurusan baru di DPD Jawa Barat ini, semoga BPPKB Banten menjadi lebih baik, lebih tertib secara administrasi maupun secara bermasyarakat”, hal ini dikatakan H. Badrudin Ketua I DPP BPPKB Banten kepada media ini saat diwawancarai sesaat setelah foto bersama.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Haji Badru ini mengatakan, yang lebih penting lagi hadirnya BPPKB Banten Jawa Barat ini berdampak, bermanfaat bagi seluruh umat, ujarnya, dikatakannya, dengan kepemimpinan H. Munin, mudah-mudahan BPPKB Banten Jawa Barat yang juga menjadi basis BPPPKB Banten menjadi lebih solid, menjadi lebih tertib serta lebih mengedepankan kekeluargaan, khususnya DPD BPPKB Banten se-Jawa Barat, dikatakannya, saat ini DPD BPPKB Banten baru ada di 23 Provinsi, “mudah-mudahan akan terbenntuk di semua provinsi yang ada di Indonesia”. Ujar Badru.

Lebih Jauh Badru menghimbau, kepada semua anggota BPPKB Banten agar taat dan patuh terhadap pimpinan dan juga mematuhi apa  yang tertuang di Anggaran Dasar dan Angggaran Rumah Tangga, (AD/ART) jelas tandasnya, karena, tambah Badru, tidak ada satupun yang ada di  AD/ART BPPKB Banten mengarah kepada hal yang negative, terutama yang bertentangan dengan sara dan negara, karna BPPKB Banten sangat menjunjung tinggi supremasi hukum. Pungkasnya.

Masih di tempat yang sama, Santi ketua Badan Pengawas BPPKB Banten kepada media ini mengatakan, saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh DPD BPPKB Banten, karena, tambah Santi, hal ini baru pertama kali diadakan setelah 3 bulan diberikan SK (Surat Keputusan), mudah-mudahan dengan pertemuan hari ini semoga DPD BPPKB Banten Jawa Barat ini bisa lebih baik kedepannya, ujarnya, dengan kepemimpinan H. Munin ini, lanjut Santi, BPPKB Banten Jawa Barat menjadi lebih solid, harap Santi. tandasnya.

Lebih jauh Santi mengatakan,  kepada seluruh anggota, khususnya DPD Jawa Barat bertambah dewasa dalam menjalankan roda organisasi, jangan sampai, tambah Santi, setiap ada permasalahan gampang terprovokasi, lanjutnya, walaupun doktrinnya, “sakit satu, sakit semua”, bukan berarti dalam menyikapi semua permasalahan itu dengan emosi, lanjut dia, masih ada musyawarah untuk menyikapi semua masalah, terangnya. 

“Mudah-mudahan semua kader BPPKB Banten ini bertambah solid, bertambah berakhlaq muqodimahnya, imbuhnya, tambah Santi, di BPPKB Banten ada sanksi organisasi yang akan dijatuhkan terhadap anggota yang melanggar peraturan, “jangan sampai BPPKB Banten ini disebut organisasi preman”, tandas Santi.

“Tujuan diadakannnya acara ini adalah dalam rangka sosialisasi dan perkenalan sesama anggota se-Jawa Barat”, ujar ketua DPD BPPKB Banten Jawa Barat H. Munin Niin Kisin, kepada media ini, dikatakannya, semoga dengan sosialisasi ini BPPKB Banten Jawa Barat semakin kondusif, ujarnya, saya gak mau, tambah H. Munin, saya gak mau BPPKB meresahkan masayarakat, BPPKB yang saya pimpin, saya mau adalah BPPKB yang taat hukum dan mematuhi peraturan dan dicintai masyarakat, tandasnya.

Lebih jauh H. Munin, di NKRI ini bukan hanya BPPPKB Banten, masih ada Ormas lain, yang harus kita hargai, apabila kita saling hormat dan menghargai, insyalloh kita akan disegani dan dihargai, ujarnya, tambahnya, bukan hanya Ormas, tapi masih ada Polisi dan Aparat hukum  penegak yang dihargai dan dihormati,  “ayo kita segera rapatkan barisan, agar semuanya kondusif”, tambah dia, saya menginginkan bahwa BPPKB saat ini, bukan BPPKB yang urak-urakan, tandasnya.

“Setiap bulan saya akan keliling kota dan kabupaten se-Jawa Barat guna melakukan pembinaan”, karena kalua kurang pembinaan, mereka (anggota BPPKB-red), akan kebablasan, sehingga tidak menghargai dan menghormati. Tegasnya.

“Kepada seluruh anggota BPPKB Banten se-Jawa Barat, mari kita satu irama, kekompkan dan kebersamaan, persatuan dan kesatuan harus dijaga”, tambahnya, tidak ada satupun ketua DPC yang memprovokasi anggota, apabilah itu dilakukan, saya akan memberikan sanksi tegas, KTA akan ditarik, saya ingin bersama Ormas lain harus dijalin silaturahmi yang baik. Demikian harapan ketua DPD BPPKB Banten Jawa Barat.

Penulis:(Vincent)

Tags :

bm
Created by: Sotarduga

Sotarduganews adalah media Independen, dan selalu menyajikan berita dengan fakta yang Akurat Tajam dan Terpercaya, Sotarduganews tidak beraviliasi kemanapun.

Posting Komentar