Mana Petugas Dishub Bireuen,Perubahan Jalan Depan Tugu Terjebak Macet

 


Sotarduganews.com || Bireuen-

Warga penggunaan jalan yang datang dari berbagai gampong,untuk belanja kebutuhan bahan pokok,sehari hari terjebak macet,akibat perubahan jalan masuk dan keluar di depan Tugu Kota Juang Bireuen.

Terjebaknya macet,warga menanyakan kemana, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen,tidak mengarahkan atau sosialisasi kepada warga pengguna jalan tersebut.

Semula jalan di Kota Bireuen,arah masuk jalan Jati terus ke jalan Pengadilan Lama juga, bisa keluar dari arah jalan listrik dan jalan disamping bekas lapangan Voa Bireuen.

Sekarang ini menurut sejumlah warga masyarakat Kota Bireuen,Tgk Sulaiman bersama Nurdiansyah,dalam keluhanya kepada media ini Sabtu (13/03) mengatakan perubahan jalan tersebut sudah seminggu ( sepekan) di lakukan Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen.

Hanya petugas memberikan arahan kepada warga pengguna jalan beberapa saat sewaktu diadakan perubahan jalan,ujar Tgk Sulaiman bersama Nurdiansyah.

Jadi,kini situasi semakin kacau arus lalulintas jalan itu,karena sebagian warga Kota Juang Bireuen,belum tahu persis apalagi pendatang dari berbagai gampong termasuk tamu dari luar daerah.

Begitu sampai tengah Kota santri Bireuen,ingin ke jalan Jati untuk beli becah belah dan pakaian jadi,langsung masuk tanpa ada yang mengarahkan jalan itu sudah dijadikan jalan keluar.

Apalagi tanda larangan masuk rambu lalulintas sudah dipasang,tidak terlihat warga Kota Santri dan Pendatang,tambah Nurdiansyah.Jalan masuk ke arah Jalan Listrik,warga dengan santai menggunakan  seperti  biasa untuk keluar.

Maka,arus lalulintas ini,ala" Gam Cantoi",terlihat jelas semakin macet pada dua jalur itu,ini baru siang hari nanti sore lebih dahsyat lagi macetnya,hal ini untung bisa diselesaikan oleh petugas parkir,dari petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen, kemana,?sebut warga kesal.

Yang paling,parah lagi arah Keluar jalan Protokol Ramai di depan jalan masuknya ke Jalan Listrik,baru satu meter setengah dibuka,sisanya di tutup rapat dengan plat semen asal Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen.

Lengkaplah semrawut  ala "Kota Santri Bireuen "ini, sebaiknya, begitu ditutup  di berikan penerangan Halo Halo,,,,dulu semacam pemberitahuan.jangan asal tutup.

Warga pula menanyakan,apa maksudnya di tutup  beberapa ekses badan jalan itu dan perubahan masuk dan jalan keluar,untuk menghindari rawan kecelakaan lalulintas,?,belum bisa dipastikan karena Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen,belum memberitahukan kepada warga nya,pungkas Tgk Sulaiman dan Nurdiansyah.

Bupati Kabupaten Bireuen Muzakkar A Gani bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen Almunandar,belum bisa dihubungi begitu pula petugas perhubungan, biasa menjaga arus lalulintas di pagi hari,juga tidak nampak,mungkin hari libur,?.

(Rizal Jibro).

Tags :

bm
Created by: Sotarduga

Sotarduganews adalah media Independen, dan selalu menyajikan berita dengan fakta yang Akurat Tajam dan Terpercaya, Sotarduganews tidak beraviliasi kemanapun.

Posting Komentar