Pemkab Kampar Bekerjasama Dengan UNRI Dan BIG, Launching Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif

 Sotarduganews.com || Kampar -

Pemerintah Kabupaten Kampar bekerjasama Dengan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Universitas Riau (UNRI) dan Badan Informasi Geospasial (BIG),  Launching Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif  melalui Kukerta Universitas Riau di Kecamatan Tambang dan Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar Tahun 2020 bertempat  di Universitas Riau, Senin (12/04/2021). Kegiatan ini juga dibantu pihak  WRI Indonesia (World Resources Institute Indonesia). 

Kegiatan Launching Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif ini dihadiri oleh Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, Rektor Universitas Riau Prof Dr. Aras Mulyadi, MSc, Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG  yang diwakili Najib Khoerul Amin, Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan, M.Si, DR. Suwondo dari PPIIG Universitas Riau,  Perwakilan OPD dilingkup Pemkab Kampar, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kampar Zaki Helmi, ST, MT, Kasubbid Kewilayahan Risa Anjasari, ST, MT. Selain diikuti secara offline juga diikuti secara online oleh pihak-pihak terkait.

Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Aras Mulyadi  dalam sambutannya menyampaikan peran PPIIG Universitas Riau  dalam mendukung Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional di Provinsi Riau. 

Aras menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Kabupaten Kampar dan pemerintah daerah di Provinsi Riau dalam mewujudkan kebijakan satu peta di Indonesia. "Mudah mudahan kerja  baik ini dapat mewujudkan kebijakan satu peta  untuk percepatan pembangunan daerah dalam menuju Indonesia maju," ujar Aras.

Sementara itu Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menjadi Keynote Speaker dengan menyampaikan materi Kabupaten Kampar Menuju Satu Data. Saat ini  Pemerintah Kabupaten Kampar telah memiliki Peraturan Bupati Kabupaten Kampar Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Satu Data Indonesia Kabupaten Kampar.

Disampaikan Bupati bahwa kebutuhan data saat ini sangat penting. Dimana data merupakan suatu kumpulan fakta-fakta untuk menemukan gambaran terkait dengan suatu keadaan. Oleh sebab itu Kabupaten Kampar  berusaha membenahi diri dalam proses mengumpulkan, membuat dan mengelola serta menyebarkan luaskan informasi ke masyarakat  yang lebih luas agar informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

Ditambahkan Catur bahwa saat ini Kabupaten Kampar telah menyediakan ruang kerja simpul jaringan Geospasial di Kabupaten Kampar yang berada di Bappeda Kampar. Selain itu dalam menunjang penyebaran informasi data Geospasial Kabupaten Kampar bekerjasama dengan BIG telah menyediakan portal online.

Atas terlaksananya kegiatan Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif, Bupati menyampaikan terimakasih kepada Universitas Riau,  BIG, Bappeda Kampar, Kominfo Kampar  dan pihak terkait lainnya. "Semoga dengan adanya simpul jaringan Geospasial di Kabupaten Kampar, kedepan Kabupaten Kampar akan menjadi Kabupaten Kampar yang lebih maju dan modern," ujarnya.

Kemudian Keynote Speaker kedua Kepala Pusat Standarisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial Badan Informasi Geospasial (BIG) Sumaryono menyampaikan  materi tentang Standarisasi Pemetaan Dalam Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif.

Selanjutnya dilakukan launching Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif  Melalui Kukerta UNRI di Kecamatan Tambang dan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar Tahun 2020 yang dilanjutkan dengan Penandatanganan  Poster Modul Pemetaan Desa Berbasis Partisipatif oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Rektor Universitas Riau Aras Mulyadi dan Najib Khoerul Amri dari BIG, dan penyerahan cinderamata oleh Bupati Kampar kepada Rektor UNRI dan Perwakilan BIG.

Kemudian rangkaian kegiatan Launching pemetaan desa berbasis partisipatif melalui Kukerta Universitas Riau Kecamatan Tambang dan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar ini diisi dengan diskusi panel. 

Ada empat orang narasumber dalam diskusi panel yakni  Tenaga Ahli Utama, Kedeputian II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Presiden Agung Harjono dengan materi Prioritas Presiden dan Peran Partisipatif Publik Dalam Satu Data Indonesia Menuju Open Government Indonesia (OGI).

Pemateri berikutnya, Kepala Bidang Pertanahan Kemenko Perekonomian RI, Ir. Nur Bakti, M.Si dengan materi Strategi Kebijakan Satu Peta Dalam Menyelesaikan Konflik Pemanfaatan  Ruang Menuju  Satu Data Indonesia. 

Pemateri selanjutnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Ir. Azwan, M.Si dengan materi  Pentingnya Data Geospasial dalam Perencanaan dan Pembangunan Daerah.  

Dalam materi ini  Kepala Bappeda Kampar Azwan menyampaikan bahwa Kabupaten Kampar telah memiliki simpul jaringan informasi geospasial Kabupaten Kampar.  Terkait hal ini Kabupaten Kampar telah melaksanakan  bimtek simpul jaringan Kabupaten. 

Dijelaskan juga proses yang sedang berjalan di simpul jaringan dan timeline kegiatan simpul jaringan informasi geospasial Kabupaten Kampar Tahun 2021. 

Dikatakan Azwan, dengan adanya kegiatan simpul jaringan informasi geospasial ini, Kabupaten Kampar bertekad akan menjadi Kabupaten model atau menjadi lokomotif penerapan satu data Indonesia di Provinsi Riau. 

Kemudian narasumber Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG  yang diwakili Najib Khoerul Amin menyampaikan materi Sinergi Penyelenggaraan  Informasi Geospasial. 

Dalam diskusi yang dipandu oleh  Darmadi dari PPIIG UNRI, banyak pertanyaan, saran dan tanggapan yang disampaikan peserta baik secara daring maupun luring. Semua pertanyaan dan saran ditanggapi secara gamblang oleh narasumber. 

(honi/rano)

Tags :

bm
Created by: Sotarduga

Sotarduganews adalah media Independen, dan selalu menyajikan berita dengan fakta yang Akurat Tajam dan Terpercaya, Sotarduganews tidak beraviliasi kemanapun.

Posting Komentar