Bappeda Kampar Gelar Rakortek Satu Data Kabupaten Kampar

 

Sotarduganews.com || Bangkinang Kota -Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten gelar rapat koordinasi teknis (rakortek) satu data  Kabupaten Kampar, yang digelar di aula Bappeda Kabupaten Kampar, Kamis (3/6/2021). Rapat ini dihadiri Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH dan menyampaikan arahan kepada  seluruh peserta  rapat.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan, MSi selaku Ketua  Forum Satu Data  Kabupaten Kampar sekaligus memimpin sesi diskusi, Kepala Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kampar Guswandi selaku Wakal Ketua Forum Data Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar Yuricho Efril, S.STP selaku  Sekretaris Forum Satu Data Kabupaten Kampar, Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Kampar, Sekretaris Bappeda Kabupaten Kampar M. Fadli Mukhtar, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kampar Zaki Helmi, ST M,Eng, Kabid, Kasubbid, Kasubbag dilingkup Bappeda Kabupaten Kampar, tim teknis  satu data Kabupaten Kampar serta undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menyampaikan bahwa untuk mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan antara pemerintahan pusat dengan pemerintahan daerah perlu melakukan pengelolaan data yang akurat, mutakhir dan terpadu secara seksama dan berkelanjutan. “Dalam penyajian data ini harus valid dan akurat,” ujar Bupati. 

Bupati Kampar menyampaikan apresiasi kepada Bappeda Kampar yang telah melaksanakan rapat koordinasi teknis (rakortek) satu data ini. Rakortek ini   penting dilakukan  untuk meningkatkan pemahaman unsur pejabat teknis yang mengelola data dan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar serta dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan  yang berlaku.

Untuk itu Bupati Kampar Catur Sugeng berharap melalui forum satu data ini,  dapat disajikan data  yang valid, akurat dan  bertanggung jawab. “Data ini juga  harus  selalu di update setiap saat agar data yang  disajikan  itu bermanfaat baik bagi pemerintah, masyarakat, dunia usaha atau pihak yang membutuhkan data dimaksud,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Kampar Ir. Azwan, M.Si menjelaskan  tentang satu data Kabupaten Kampar. Terkait legalitas  hukum satu data  Kabupaten Kampar saat ini Kabupaten Kampar telah memiliki  Peraturan Bupati Kampar Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Satu Data Kabupaten Kampar dan Keputusan Bupati Kampar  Nomor : 050-243/II/2021 Tentang Pembentukan Forum  Satu Data  Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2021.

Forum Satu Data  berfungsi diantaranya,  mengidentifikasi  kebutuhan data geospasial dan informasi geospasial. Sebagai koordinasi penyediaan  data antar pemerintah daerah, swasta  dan masyarakat. Menyamakan persepsi  tentang data geospasial  dan  Informasi  Geospasial  antar sektor.  Mendukung keterbukaan data  Geospasial  dan informasi Geospasial yang dihasikan dan dikembangkan  oleh sektor serta fungsi lainnya.

Dalam forum satu data ini  terdapat beberapa peran,  yakni  BPS sebagai Pembina Data, Bappeda sebagai Pengelola Data, Dinas Kominfo dan Persandian  sebagai Wali Data dan OPD sebagai Produsen Data.

Kepala Bappeda  Kampar Azwan juga  menyampaikan bahwa  forum satu data akan pro aktif  dalam memenuhi data ini. “kita akan melakukan jemput bola kepada OPD yang belum memberikan data sehingga nantinya kita bisa untuk mengelola data dan menyajikan data dalam satu data Kabupaten Kampar sesuai dengan peran masing masing OPD,”ujar Azwan.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayah Bappeda Kabupaten Kampar Zaki Helmi menyampaikan  Standar Prosedur Operasional (SOP) Satu Data Kabupaten  Kampar. Pada kesempatan tersebut juga diminta  tanggapan  masing-masing OOPD tentang  draf kebutuhan data yang sudah disampaikan oleh Forum Satu Data sebelumnya dan meminta komitmen OPD untuk memenuhi data yang diminta.

Kepala BPS Kampar Guswandi memaparkan tentang Sistem Statistik Nasional  dalam upaya mendukung Satu Data Indonesia (SDI). SDI adalah sebuah inisiatif pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah. 

Sistem Statistik Nasional (SSN) merupakan suatu tatanan yang terdiri atas unsur-unsur kebutuhan data statistik, sumber daya, metode, sarana dan prasarana, ilmu pengetahuan dan teknologi, perangkat hukum, dan masukan dari Forum Masyarakat Statistik yang secara teratur saling berkaitan, sehingga membentuk totalitas dalam penyelenggaraan statistik. (honi/rano)

Tags :

bm
Created by: Sotarduga

Sotarduganews adalah media Independen, dan selalu menyajikan berita dengan fakta yang Akurat Tajam dan Terpercaya, Sotarduganews tidak beraviliasi kemanapun.

Posting Komentar