Klaim Saluran Dibangun di Atas Tanah Miliknya, Suami Kepdes Sukamaju Bogor ini Somasi Warga, Tokoh Masyarakat : Somasinya Ngawur

Sotarduganews.com || Bogor- Beberapa warga RT. 003. RW. 05 kampung Cisauk desa Sukamaju kecamatan Cibungbulan kabupaten Bogor di Somasi oleh A. Hartono melalui Penasehat Hukumnya. 

Dalam Somasinya A. Hartono yang diketahui suami dari Kepala Desa Sukamaju bernomor 1232/SO/IX/2021 melalui Kantor Hukum Indra Dinata, SH., & Rekan mengklaim bahwa PEI (46) warga RT. 003. RW. 05 kelurahan Sukamaju kecamatan Cibungbulan Kabupaten Bogor telah dipergunakan untuk parkir dan dibetonisasi tanpa meminta izin dari Klien mereka.

Dalam Somasi tersebut, PEI juga diberi batas waktu selama 3 X 24 jam agar segera membongkar sendiri saluran yang telah dibetonisasi tersebut, PEI juga diperingatkan jika tidak mengindahkan himbauan mereka (Penasehat Hukum A. Hartono- Suami dari Kepala Desa Sukamaju-red), maka dengan terpaksa pihaknya akan menempuh jalur hukum baik pidana maupun perdata. demikian Kantor Hukum Indra Dinata, SH & Rekan.

Sesuai dengan hasil investigasi dari Tim media ditemukan fakta sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 24 desa Cemplang yang diterbitkan tahun 1979 letak saluran yang dibetonisasi oleh PEI tersebut diluar dari lahan atau tanah milik A. Hartono yang baru dibeli dari Abdul Hamid warga Kelurahan Karadenan kecamatan Cibinong kabupaten Bogor.

Hal ini juga diperkuat oleh fakta yang didapatkan oleh Tim Media ini, bahwa patok batas tanah yang dimiliki oleh A. Hartono tersebut terlihat sangat jelas bahwa saluran yang dibetonisasi oleh PEI di luar dari lahan miliknya.

Di lokasi yang sama, Ujang, seorang tokoh masyarakat dan Warga asli RT. 003/05 Desa Sukamaju kecamatan Cibungbulang kabupaten Bogor yang sejak nenek moyang tinggal di lokasi tersebut dengan tegas mengatakan, Somasi tersebut sangat ngawur, diakatakannya, saluran yang dibetonisasi tersebut bukan di atas tanah milik Hartono, jadi biar jelas, ujarnya, dikatakannya, bahwa saluran tersebut telah ada sejak dirinya lahir, tegasnya.

Ditambahkan Ujang, aslinya saluran tersebut sangat besar dan ada kalinya, bahkan kerbau juga bisa masuk ke dalam saluran tersebut, ditambahkannya, namun karna letak tanah yang baru dibeli oleh A. Hartono sejak 8 (delapan) bulan yang lalu  mengalami longsor sudah sangat lama dan menutupi kali tersebut, imbuhnya.

Senada dengan Ujang, beberapa warga asli kampung Cisauk desa Sukamaju kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor yang berhasil dimintai keterangan mereka dengan tegas mengatakan bahwa saluran tesebut sudah ada sejak nenek moyang mereka.

Perlu diketahui saat berita ini naik tayang saluran tersebut sudah dibongkar sendiri oleh MUT, salasatu warga yang juga disomasi.

 (Redaksi)

Tags :

bm
Created by: Sotarduga

Sotarduganews adalah media Independen, dan selalu menyajikan berita dengan fakta yang Akurat Tajam dan Terpercaya, Sotarduganews tidak beraviliasi kemanapun.

Posting Komentar